Sambat Online, Tempat Warga Malang Menyampaikan Keluhan

Aplikasi Sambat Online, sebuah aplikasi untuk menerima keluhan dari warga,

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang, Jawa Timur menggelar bimbingan teknis untuk Sistem Aplikasi Masyarakat Bertanya Terpadu (Sambat) Online, Rabu (31/8/2016) di Hotel Trio Indah II Kota Malang.

Aplikasi tersebut dibuat untuk memfasilitasi warga Kota Malang yang ingin menyampaikan keluhannya. Ada 100 peserta yang ikut dalam bimbingan teknis tersebut. Terdiri dari perwakilan masing – masing SKPD yang ada di lingkungan Pemerintah Kota Malang.

“Dengan sistem layanan pengaduan ini diharapkan aspirasi berupa saran, kritik dan pengaduan masyarakat terkelola dan tertangani dengan baik sehingga terwujud pelayanan publik yang baik,” kata Kepala Diskominfo Kota Malang Zulkifli Amrizal.

Sambat Online mulai diluncurkan pada 20 Mei 2016, bertepatan dengan Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas). Aplikasi berbasis short message service (SMS) itu dibuat sebagai tindak lanjut dari Undang-Undang nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik dan Perwal nomor 19 tahun 2010 tentang penyelenggaraan pelayanan penanganan pengaduan di lingkungan pemerintah.

Kata Sambat dipilih sebagai representasi lokasi Kota Malang yang berada di Jawa Timur. Sambat merupakan kata Jawa yang artinya mengeluh.

Seperti namanya, aplikasi tersebut sebagai wahana untuk menampung keluh kesah warga yang kemudian dilanjutkan ke SKPD terkait untuk ditindak lanjuti. Caranya, warga tinggal mengetik sambat spasi keluhan yang ingin disampaikan lalu dikirim ke nomor 081333471111.

Penulis : Kontributor Malang, Andi Hartik
Editor : Erlangga Djumena

LEAVE A REPLY